Pimpinan DPRD Ingatkan Kepada Anggota Dewan Untuk Menjaga Nama Baik Lembaga DPRD provinsi Bengkulu

Bengkulu, Jejakkeadilan.com – Laporan oknum anggota DPRD Provinsi Bengkulu berinisial GY ke Polda Bengkulu terus ditanggapi. Kali ini Pimpinan DPRD Provinsi mengingatkan kembali kepada seluruh anggota dewan untuk sama – sama menjaga marwah dan nama baik lembaga DPRD Provinsi Bengkulu.

“Atas laporan itu, Ini tentu jadi pelajaran bagi semuanya. Sebab itu, sebagai seorang wakil rakyat di lembaga legislatif DPRD Provinsi ini sudah sepatutnya kita sama – sama menjaga nama baik lembaga ini,” ajak Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu H. Suharto SE, MBA, kemarin (28/5).

Menurut Suharto, terkait kasus dugaan asusila itu, dia tidak begitu tahu permasalahannya. Hanya saja memang dari informasi yang beredar di media massa ada salah satu dewan yang melapor ke Polda Bengkulu. Karena persoalan ini sudah sampai ke Polda, maka ranahnya ada di Polda Bengkulu guna melaksanakan proses hukumnya.

“Kita sebagai pimpinan di lembaga ini, juga mengingatkan kembali. Bahwa sebagai sebuah lembaga, kita sudah seperti keluarga. Sehingga apapun persoalan yang ada sebenarnya dapat diselesaikan secara baik – baik, lewat musyawarah dan kekeluargaan. Tapi karena ini sudah masuk keranah hukum, maka silakan berproses di Polda. Adapun untuk di DPRD, jika nanti memang ada laporan masuk, maka BK yang akan memprosesnya sesuai dengan aturan Tatib dan Kode Etik DPRD,” pungkas Suharto.

Sebelumnya dari Ketua BK yang baru saja ditunjuk H. Suhardhi DS SH, dia mengatakan pihaknya tentu menyayangkan adanya kejadian tersebut. Namun sejauh ini, untuk menindaklanjutinya pria yang akrab disapa Pakde Suhardhi ini mengatakan belum ada laporan masuk baik dari pelapor maupun terlapor.

“Tentu jika sudah ada laporan akan kita proses. Tapi sejauh ini masih belum ada laporan masuk ke BK maupun ke lembaga secara umum. Harapan kita kedepan persoalan yang dilaporkan GY hendaknya bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkas Suhardhi.

Sementara itu dari GY sendiri selaku pelapor saat dihubungi oleh radarbengkuluonline.com, belum memberi jawaban. Saat dihubungi via seluler, handphone GY tidak aktif dan tidak membalas chat WA. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *