Belum Sejalan Dengan RPJMD Provinsi Bengkulu, KUA-PPAS 2022 Dikembalikan

Bengkulu, jejakkeadilan.com, -Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah melakukan pembahasan awal terhadap Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran (KUA-PPAS) APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran (TA) 2022.

Dari pembahasan yang dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Ihsan Fajri dan dihadiri Sekda Provinsi Hamka Sabri, diruang lantai 2 gedung DPRD Provinsi Bengkulu, pihak Banggar mengembalikan KUA PPAS tersebut ke Pemprov.

Pengembalian itu karena dalam proyeksi anggaran pada KUA-PPAS tersebut, salah satunya dinilai belum sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Anggota Banggar DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi mengatakan, dalam pembahasan, KUA-PPAS itu belum sejalan dengan RPJMD. Salah satunya sangat terlihat jelas pada proyeksi pendapatan, untuk pendapatan hanya Rp 2,80 triliun, sehingga turun sekitar Rp 209,12 miliar dibandingkan pendapatan tahun ini.

“Ketidaksingkronan dengan RPJMD, karena dalam RPJMD proyeksi pendapatan lebih dari Rp 3 triliun. Ketika pendapatan tercapai Rp 3 triliun, barulah RPJMD yang didalamnya tertuang visi dan misi, serta program Pemprov Bengkulu dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Dr. H. Rohidin Mersyah-Dr. E. H. Rosjonsyah bisa terlaksana dengan maksimal,” ujar Sumardi.

Senada dengan itu disampaikan Anggota Banggar lainnya Mohd. Gustiadi.

Menurut Gustiadi, TAPD juga sempat beralasan jika penyusunan KUA-PPAS tahun depan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Hanya saja RKPD yang dimaksud, sama sekali tidak dilampirkan, sehingga pihalnya juga meminta untuk dilengkapi.

“Ada proyeksi kegiatan anggaran terkesan tidak masuk diakal. Masa rekontruksi jalan sepanjang 28 Kilometer (KM) hanya, proyeksi kebutuhan anggarannya Rp 550 juta,  sehingga KUA-PPAS itu terkesan asal buat saja. Makanya kita minta diperbaiki terlebih dahulu,” pungkas pria yang akrab disapa Edi Tiger ini

Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu, Drs. Hamka Sabri, M.Si memastikan bakal memperbaiki dan menyingkronkan proyeksi KUA-PPAS dengan RPJMD, sebagaimana catatan yang diberikan Banggar dalam pembahasan tadi.

“Untuk tahun depan, sebagaimana intruksi pemerintah pusat, kita kemungkinan besar tetap fokus pada penanganan Covid-19,” pungkas Hamka singkat.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *