Direktur RSUD M Yunus Bengkulu Akan Dilantik Bulan April

Direktur RSUD M Yunus Akan Dilantik Bulan April
Direktur RSUD M Yunus Akan Dilantik Bulan April

Bengkulu, jejakkeadilan.com – Nama bakal calon Direktur RSUD M. Yunus Bengkulu, saat ini berada di tangan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Saat ini, Gubernur Rohidin menjelaskan bahwa dirinya masih mengkaji tiga nama calon untuk menduduki kursi nomor satu di RSMY itu. Di mana kajian tersebut, tidak terlepas dari hasil rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Kemarin sudah mendapatkan kepastian. Insya Allah tahun ini akan berlanjut lagi. Pada waktu lalu, saya ketemu langsung dengan menteri Bapennas. Kita rapat koordinasi, salah satu yang saya pastikan saat rakor itu, adalah kepastian keberlanjutan jalan tol.

Menurut pak menteri, anggaran sudah tersedia dan tahun ini akan dilakukan. RSMY akan segera kita lantik, ini masih saya kaji dulu. Dengan hasil rekomendasi KASN. Dan nanti akan kita sampaikan,” kata Rohidin.

Untuk diketahui, ketiga peserta yang disampaikannya namanya ke Gubernur Bengkulu diantaranya dr. Anjari Wahyu Wardani, MKM dari Semarang, Jawa Tengah, dr. Sharlie Esa Kenedy, Mars dari Lubuk Linggau, Sumatera Selatan serta dr. Hamzah, MM dari Kota Bengkulu. Hingga berita ini diupdate, ketiga dokter tersebut tengah menanti hasil dari seleksi tersebut.

Di sisi lain, Plt Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Hendy Afrizal mengatakan untuk finalisasi pemilihan calon direktur RSMY ini sepenuhnya berada pada tangan Gubernur Rohidin. “Insya Allah awal bulan April sudah ditetapkan,” kata Hendy.

Dijelaskannya, hasil rekomendasi dari KASN untuk melaksanakan finalisasi dari pencarian Direktur rumah sakit rujukan covid19 tersebut. Di mana untuk tahapannya dari panitia sudah menyerahkan nama – nama untuk tiga besar itu.

“Nanti bila ditetapkan, untuk jabatan itu adalah pengelola rumah sakit. Dia tetap direktur, tapi namanya pengelola rumah sakit bukan JPTP. Pengelola BLUD,” imbuhnya.

Sebagai mitranya, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Exler berpesan agar segera dilakukan, penunjukan bagi calon Direktur RSUD M. Yunus Bengkulu, yang diketahui saat ini berada di tangan Gubernur Bengkulu.

Menurutnya, ini menjadi dorongan pembenahan bagi rumah sakit rujukan Covid-19 milik Pemerintah Provinsi Bengkulu itu.

“Saya optimis RSMY akan ada perubahan besar, dalam pelayanan. Semoga direktur baru ini bisa membawa revolusi mental kepada seluruh komponen sumber daya manusia yang ada di RSMY. Kita akan kawal proses ini, demi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,“ kata Dempo.

Ia juga meminta agar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memberikan perjanjian kerja bagi Direktur RSMY terpilih nanti.
Di mana akan diberikan target, dan dijadikan bahan evaluasi untuk beberapa bulan usai diamanahkan menduduki jabatan, yang saat ini dibuat pelaksana tugas itu.

“Kita berharap agar Gubernur memberikan kontrak kerja jangka waktu untuk membenahi RSMY,” pesannya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *