Herwin Suberhani Setuju Perundang-undangan Nomor 25 Tahun 2009 tentang UU LLAJ

BENGKULU – Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Herwin Suberhani mengatakan setuju dengan adanya perundang-undangan Nomor 25 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Denda paling banyak sebesar Rp250 ribu kepada para pengendara yang mendorong motor dari belakang, sesuai dengan pasal 287 ayat 6 dan pidana kurungan paling lama satu bulan.

Herwin mengatakan dengan adanya peraturan tersebut untuk mengatur kondisi lalu lintas agar tertib.

“Inikan untuk mengurangi beban kecelakaan tingkat tinggi, jadi pada intinya saya sepakat dengan adanya peraturan yang diberlakukan. Itu juga untuk menekan tingkat kecelakaan,” kata Herwin (08/07/22) siang.

Menurutnya, menyetut motor juga dapat meningkatkan kecelakaan dalam berlalu lintas. Belum lagi mengganggu pengguna jalan lain.

Herwin meminta agar masyarakat dapat mempertimbangkan beberapa cara dalam mengatasi motor yang rusak dijalanan.

“Lebih baik naik dikendaraan pick up atau tarik pakek tali, carilah cara yang aman,” demikian Herwin. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *