Disperkan Beri Handtracktor, Kades Tanyakan Mengapa Harus Brigade.

Lebong, jejak keadilan.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Lebong Atas yang dilangsungkan di halaman Kantor Camat Lebong Atas, Rabu (22/2/23) tadi menimbulkan pertanyaan bagi Kepala Desa Tabeak Blau, Maulana.

“Kenapa harus brigade, pak? Handtracktor tersebut, kan, banyak. Apa pemda sudah tidak percaya lagi dengan kelompok tani?,” tanya Maulana saat musyawarah dilangsungkan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan tanggapan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong, Dinas tersebut memberikan bantuan handtracktor sebanyak 70 unit untuk masyarakat se-Kabupaten terutama kelompok tani. Namun fasilitas yang diberikan tersebut boleh digunakan dengan sistem pinjam pakai, dan pengerjaannya dilakukan secara brigade.

Brigade adalah sebuah istilah dalam penggunaan alat dan mesin (alsin) pertanian dengan sistem pengerjaan secara sekelompok sekaligus. Dengan kata lain, pengerjaannya tidak dilakukan sendiri-sendiri sehingga sistem tanam-panen tersebut dapat dilakukan secara serentak.

Hal ini Akhirnya ditanggapi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong diwakili,

“Bukan tidak percaya pada kelompok tani, tapi berhubung pemda Lebong sedang menggalakkan program MT2, jadi kami harap agar program ini dapat berjalan lancar maka unit itu dapat dipinjam pakaikan secara bergantian,” jelas Perwakilan Disperkan tersebut.

Selain itu, Perwakilan Disperkan juga menyampaikan program-program terkait pengendalian hama.

“Kelak untuk para kelompok tani silahkan mengajukan ke disperkan untuk program pengendalian hama di lahan sawah masyarakat sekalian,” tutup Dedi, Perwakilan Dinas Pertanian dan Perikanan. (Radiatul Aini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar

  1. Ping-balik: my sources
  2. Ping-balik: Dan Helmer
  3. Ping-balik: blote borsten