Site icon Jejak Keadilan

Atasi Konflik Antar Warga di Nabire, Ketua DPD PDIP Papua Tengah Berikan Bantuan Dana

NABIRE- JejakKeadilan.Com|| Bertempat di halaman Kantor Kampung Sanoba Nabire Papua Tengah, Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda S. Sos, S. IP ,MM memberikan bantuan sebesar Rp. 300.000.000 dan 9 Ekor babi dalam rangka mengajak masyarakat pengunsi dari Distrik Uwapa akibat konflik antar warga agar berdamai dan secepatnya gelar perdamaian secara adat Dani. Prosesi penyerahan tersebut sambut antusias dari warga masyarakat dani, Senin, (11/9).

Menyambari Masyarakat Pengunsi konflik tapal batas dari distrik Uwapa di desa Sanoba atas, kabupaten Nabire, yang belum menyelesaikan sengeketa tapal batas distrik Uwapa secara adat karena terkendala biaya dan membutuhkan sejumlah ekor babi. Ketua DPD PDIP Dr. Yuni Wonda, memberikan bantuan Uang Sejumlah Rp ( 300.000.000) dan 9 ekor babi

Selain itu, di waktu yang bersamaan rombongan Wakil Bupati Puncak Pelinus Balinal turut hadir Memberikan dukungan bantuan uang Sebanyak Rp. 150.000.000 (seratus lima puluh juta). Keluarga/ kerabat yang berasal dari Puncak Jaya dan Puncak ikut turut memberikan sumbangan dana Rp. 5.000.000 ( lima juta rupiah) sehingga total bantuan sebanyak Rp. 455.000.000 (empat ratus lima puluh lima juta rupiah).

Masyarakat pengunsi akibat konflik tapal batas distrik Uwapa sejak saat 4 bulan lalu hingga saat ini bermukim di kampung Sanoba atas sangat antusias menyambut kedatangan Rombongan Ketua DPD PDIP Provinsi Papua Tengah Dr. Yuni Wonda.

“Dalam kesempatan tersebut Ketua DPD PDIP Provinsi Papua Tengah Dr. Yuni Wonda mengajak masyarakat Dani yang mengunsi dari distrik Uwapa secepatnya menyelesaikan masalah secara adat Dani dan bubar kembali ke tempat masing – masing, Nabire saat ini sudah jadi ibu kita provinsi Papua Tengah, sehingga masyarakat yang mendiami kota Nabire khususnya bagi suku Dani jangan membawa kebiasaan – kebiasaan buruk dari daerah ke Nabire lalu menciptakan Masalah yang pada akhirnya merugikan diri sendiri merugikan Keluarga anak istri,kerabat dan lain lain, “Ujar Yuni.

“Sebagai anak adat dan tokoh besar masyarakat Dani saya larang keras warganya agar tidak boleh lagi kejadian di distrik Uwapa terulang kembali, hanya karena sebidang tanah baku bunuh sesama Papua, apabila ada masyarakat Dani yang dengan sengaja membuat masalah baru akan langsung di serahkan kepada pihak berwajib untuk diproses hukum, bantuan sejuamlah uang dan babi yang sudah ada ini segera gunakan baik bikin adat sesuai kebutuhan, dan pulang ke tempat masing – masing laksanakan aktivitas seperti biasa, “tegas Ketua DPD PDIP Papua Tengah itu. (Jhon Ukago).

Exit mobile version