REJANG LEBONG – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Rejang Lebong akan dimulai pada 29 Juni 2026 mendatang. Menjelang pelaksanaan tersebut, seluruh sekolah di wilayah Rejang Lebong mulai melakukan berbagai persiapan guna memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan lancar, tertib, dan transparan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Berdasarkan jadwal resmi, tahapan SPMB diawali dengan pengumuman pendaftaran pada 29 Mei 2026. Selanjutnya pendaftaran calon peserta didik berlangsung pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026, dilanjutkan verifikasi dan validasi berkas pada 4, 6, dan 7 Juli 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 8 Juli 2026, kemudian peserta yang dinyatakan lulus melakukan daftar ulang pada 9–10 Juli 2026 sebelum mengikuti pemantapan kelas dan memulai tahun ajaran baru pada 13 Juli 2026.
Salah satu sekolah yang menjadi perhatian masyarakat adalah SMPN 2 Rejang Lebong. Sebagai sekolah unggulan tingkat SMP, sekolah ini menyiapkan kuota sebanyak 320 siswa baru yang akan ditempatkan dalam 10 rombongan belajar (rombel). Masing-masing kelas akan diisi oleh 32 siswa sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan nyaman.
Kepala SMPN 2 Rejang Lebong, Sarfan Bahri, S.Pd., M.Pd.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini menggunakan sistem semi online. Calon peserta didik diwajibkan melakukan pendaftaran secara daring terlebih dahulu, kemudian menyerahkan berkas fisik ke sekolah untuk diverifikasi dan divalidasi secara manual. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel.
Untuk memastikan keabsahan dokumen pada setiap jalur penerimaan, SMPN 2 Rejang Lebong bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait. Jalur domisili akan diverifikasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), jalur afirmasi diperiksa oleh Dinas Sosial, sedangkan jalur prestasi diverifikasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mencegah terjadinya kesalahan maupun penyalahgunaan data selama proses seleksi berlangsung.
Dengan daya tampung yang cukup besar dan sistem seleksi yang melibatkan berbagai instansi, SMPN 2 Rejang Lebong optimistis dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi lulusan sekolah dasar untuk melanjutkan pendidikan. Pihak sekolah juga mengimbau orang tua dan calon peserta didik agar mempersiapkan seluruh dokumen yang diperlukan sejak dini sehingga proses pendaftaran dan verifikasi dapat berjalan lancar serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta.(Pur)
