Belum Ada Laporan Gejolak Harga Sembako

Memasuki bulan Ramadan, masyarakat sering kali dihadapkan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok yang cukup signifikan dibandingkan dengan hari-hari biasa

Bengkulu, JejakKeadilan.com – Memasuki bulan Ramadan, masyarakat sering kali dihadapkan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok yang cukup signifikan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti menipisnya stok barang di pasar atau peningkatan permintaan yang tinggi.

Kepala Ombudsman RI perwakilan Bengkulu, Mustari Tasti, SE, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memantau kondisi harga bahan pokok di pasaran. Beliau juga mengimbau agar masyarakat melaporkan jika menemukan kenaikan harga yang tidak wajar selama bulan suci Ramadan ini.

Bacaan Lainnya

Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan keluhan yang masuk terkait dengan gejolak harga sembako di awal Ramadan. Hal ini menjadi indikasi positif meskipun tetap diperlukan kewaspadaan dan monitoring yang lebih intensif.

“Untuk pengawasan belum ada giat khusus terkait hal itu, tetapi Ombudsman akan melakukan pemantauan melalui laporan ataupun Kelurahan di kanal kanal Ombudsman,” terangnya.

Ombudsman Bengkulu juga menjelaskan bahwa belum ada kegiatan khusus terkait pengawasan harga sembako, namun akan melakukan pemantauan melalui laporan-laporan dari masyarakat dan Kelurahan. Saat ini, belum ada laporan yang masuk dari masyarakat terkait gejolak harga di pasaran, namun pengawasan tetap dilakukan secara terus-menerus.

Dengan demikian, meskipun situasi saat ini masih terkendali, Ombudsman Bengkulu tetap siap untuk mengambil langkah-langkah preventif jika terjadi peningkatan yang signifikan dalam harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan. Peran serta aktif masyarakat dalam memberikan informasi akan sangat membantu dalam menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di pasaran. (**)