Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Golkar Dermawansyah Dukung Mess Pemda Bengkulu di Sewakan

BENGKULU, JEJAKKEADILAN.COM- Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Golkar, Darmawansyah menyatakan mendukung niat Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bengkulu yang akan menyewakan gedung Mess Pemda. Apalagi mengingat bangunan tersebut sudah lama terbengkalai dan tidak menghasilkan apa-apa bagi daerah.

“Kita mendukung. Jelas kita mendukung jika memang itu niat Pemda. Daripada bangunan itu terbengkalai,” ungkap Darmawansyah siang (4/10).

Namun, disamping itu menurutnya, Pemda juga harus mendukung penuh jika nanti ada pihak ke 3 yang bersedia menyewa gedung tersebut. Termasuk juga dengan mempermudah segala urusannya dalam mengelola gedung tersebut. “Bila perlu bebaskan saja pajaknya selama satu tahun pertama. Karena selama ini kita tahu, pengelolaan Mess Pemda tersebut sudah beberapa kali dilelang, namun beberapa pihak mundur karena diminta untuk membayar pajak di depan,” ungkapnya.

Lebih jauh ia juga menyinggung terkait dengan bangunan Mess Pemda yang menurutnya sudah salah konsep saat pembangunannya dahulu. Dimana menurutnya untuk konsep sebuah tempat hunian, Mess Pemda jauh dari kata hunian yang sesuai dengan konsep perhotelan. “Sejak awal Mess Pemda itu sudah salah konsep. Harusnya tempat hunian atau kamar-kamarnya itu viewnya menghadap ke arah pantai, bukan malah seperti itu. Makanya jika nanti ada pihak yang ingin mengubah itu menjadi lebih baik, maka lebih baik didukung saja.”

Hal senada juga diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Fraksi PDIP, Edwar Samsi. Ia menyatakan sangat mendukung keputusan Pemda yang ingin menyewakan Mess Pemda. Termasuk Gedung Persada Bungkarno. Bahkan harusnya sudah sejak dulu aset-aset terbengkalai ini dimanfaatkan untuk pendapatan daerah.

“Kita setuju dan kita dorong itu. Untuk mekanismenya, mereka bisa buat MoU dari pada bangunan-bangunan ini terbengkalai. Jika perlu, jangan hanya Mess Pemda dan Gedung Persada Bungkarno yang disewakan. Namun juga aset-aset lainnya yang tidak terpakai. Misalnya gedung-gedung lainnya milik Pemda Provinsi semuanya disewakan agar lebih produktif,” tutupnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *